Simpanan Obat untuk Pasien Covid-19 Menipis

Simpanan Obat untuk Pasien Covid-19 Menipis

DEKAN Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Ari Fahrial Syam mengungkapkan stok obat covid-19 di Indonesia kini mulai menipis.

“Obat-obat saat ini sudah mulai kosong. Diantaranya actemtra buat orang yang mengalami suasana yang kita bilang badai sitokin, itu mulai kosong. Kemudian favipiravir susah dicari, ” kata Selaput kepada Media Indonesia, Senin (14/9).

Permasalahan yang kini dihadapi yaitu Nusantara belum mampu memproduksi obat-obatan tunggal. Di sisi lain, banyak negeri seperti Amerika Serikat, India, Malaysia, dan Australia juga berlomba-lomba untuk mendapatkan obat tersebut.

Baca pula:   Jauhi Stres dan Kelelahan Anggota Keluarga di Era Pandemi

“Saya sudah wanti-wanti, kalau sejenis ini terus siap-siapkan stok obat dengan banyak, ” ucapnya.

Untuk mengatasi kekurangan obat, Ari menegaskan cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengendalikan kasus. Dengan kondisi penambahan 30 ribu – 35 ribu kasus per-10 hari, Ari memprediksi pada Desember mendatang kasus covid-19 akan mencapai angka 500 ribu.

“Intinya batasi jumlah kasus. Jangan utak-atik lainnya. Orang jangan keliaran di berkepanjangan. Pemeriksaan juga harus ditingkatkan agar bisa menekan angka penyebaran & mempercepat penanganan, ” tandasnya. (OL-7)