recovery-pariwisata-bali-dimulai-dari-pertanian-1

Recovery Pariwisata Bali Dimulai dari Pertanian

Bonus harian di Keluaran SGP 2020 – 2021.

NAWA Cita Pariwisata Indonesia (NCPI) Provinsi Bali saat ini sedang menyusun grand design recovery ekonomi Bali pasca pandemi Covid-19. Ketua NCPI Bali Agus Maha Usadha mengatakan, data di Bali menunjukkan sesudah diterjang pandemi Covid-19, turisme Bali semuanya kolaps.

Bali mengalami dampak paling mulia sebab pertumbuhan ekonomi menyentuh titik terendah hingga -12, 8%, karena sektor wisata sebagai lokomotif ekonomi Bali tidak bergerak. Total kemalangan dari perputaran uang dalam Bali dari sektor wisata sebesar Rp9 triliun berakhir total atau rugi.

Patuh Agus, grand design ekonomi Bali akan disusun jalan jangka pendek maupun masa panjang.  

“Salah satunya harus dimulai dari zona pertanian. Ternyata setelah turisme tidak berjalan, banyak petani berdasi, banyak petani sejak kaum elite. Mereka tiba bertani. Dan ini betul terjadi di Bali, ” ujarnya.  

Ia mengutarakan, setelah pariwisata jatuh, pertanian Bali justru naik. Berbagai produk pertanian justeru tercipta di saat pandemi serta ini menghasilkan uang dengan tidak kecil di Bali.

“Jadi jangka panjangnya merupakan agar pertanian di Bali menjadi unggul dan bertahan dalam situasi apa biar, ” ujarnya di Denpasar, Kamis (25/3/2021).

Sementara buat jangan pendek lebih ke sektor pariwisata. Bali menggunakan grand desain, skenario khusus dalam jangka waktu membuang dua-tiga tahun ke ajaran sebagai upaya me-recovery sektor pariwisata yang terpuruk akibat dampak pandemi Covid-19.  

“Dalam upaya itu, ana sudah mengundang para pakar, mulai dari para menteri seperti Luhut Binsar Pandjaitan, Sri Mulyani Indrawati, Sandiaga Salahuddin Uno, dan sebagainya untuk berbicara dalam seminar nasional yang digelar agenda 8 April 2021 pada Nusa Dua. Masukan para-para menteri ini penting untuk keberlanjutan pariwisata kedepannya, ” ujarnya.

Sementara Steering Commite NCPI Bali Nyoman Baskara mengakui jika grand design recovery ekonomi Bali betul penting. Sebab, belajar daripada pengalaman, Bali telah berulang kali ditimpa bencana. Berangkat dari Bom Bali, kesengsaraan meletusnya Gunung Agung & kini pandemi Covid-19. Tetapi dari pengalaman itu, Bali belum mampu mengatasi secara baik jika terjadi gangguan.

“Covid-19 ini membuktikan Bali belum siap. Karena beberapa kali telah terjadi kematian, kok kembali keteteran, ” ujarnya.  

Untuk tersebut Bali membutuhkan panduan yang paten, sebagai guideline kemajuan ekonomi Bali agar tidak keteteran seperti sekarang. Perlu skema-skema dan panduan penyelesaian bila suatu  saat berlaku hal serupa.

Untuk pada sektor pertanian, NCPI menunjukkan beberapa point penting jadi masukkan. Pertama, anggaran pertanian di Bali harus ada payung hukum dan standarnya. Misalnya, setiap APBD provinsi dan kabupaten, dialokasikan sebesar 5% untuk bidang pertanian. Kalau pendidikan 20%, oleh sebab itu pertanian cukup 5%. Kedua, setiap hotel di Bali wajib membentuk kelompok binaan petani.  

mengucapkan juga:   Vaksinasi Nasional Momentum Bangkitnya Pariwisata Bali 

Hal ini benar beralasan karena saat itu pariwisata Bali masih disubsidi sektor pertanian. Ketiga, menetapkan ada peraturan soal tanah pangan abadi baik tersebut sawah, non sawah serta perkebunan lainnya. Lahan kekal ini harus ada dalam setiap desa di Bali. Bila ini sukses berlaku maka di setiap desa di Bali perlu dibangun embung sebagai salah mulia sumber air dan tempat pariwisata desa.  

Keempat adalah Bali swasembada bertabur dengan komitmen para kepala daerah mulai dari gubernur dan para bupati & walikota. (OL-3)